Pelajaran penting dalam Kematian

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan”. (QS. Al-Ankabut, 29:57).

Kematian bukanlah bencana yang harus dilupakan, melainkan pelajaran yang penting yang mengajarkan manusia kepada arti hidup yang sebenarnya. Dengan demikian, kematian seharusnya menjadi bahan pemikiran yang mendalam. Seorang muslim akan benar-benar merenungi kenyataan penting ini dengan kesungguhan dan kearifan. Mengapa semua manusia hidup pada masa tertentu dan kemudian mati?

Semua mahluk hidup tidak akan kekal. Ini menunjukan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan dan tidak mampu menandingi Kekuasaan Allah. Allah-lah satu-satunya Pemilik kehidupan; semua mahluk hidup dengan kehendak Allah dan akan mati dengan kehendak-Nya pula, seperti dinyatakan dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rahman, 55:26-27.

Setiap orang akan mati. Namun tidak seorangpun dapat memperkirakan di mana dan kapan kematian akan menghampirinya. Tidak seorang pun dapat menjamin ia akan hidup pada saat berikutnya. Karena itu, seorang muslim harus bertindak seolah-olah mereka sebentar lagi akan didatangi kematian. Berpikir tentang tentang kematian akan membantu seseorang meningkatkan keikhlasan dan rasa takut kepada Allah, dan mereka akan menyadari akan apa yang sedang menunggunya, sesuatu yang pasti datangnya , tidak bisa ditunda tidak bisa pula disegerakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s