Pelatihan Fardu Kifayah

Ahad, 17 April 2011


Di pagi hari yang cerah penuh berkah, disela-sela kesibukan warga setelah satu pekan bergelut dengan aktivitas pekerjaan, terlihat sebagian warga perumahan cendana bergegas menuju Masjid Jamaatul Huda untuk mengikuti sebuah acara yang cukup menarik sekaligus menantang yaitu Pelatihan Fardhu Kifayah.

Pelatihan Fardhu Kifayah atau Pelatihan Pengurusan Jenazah merupakan suatu kegiatan yang sudah lama direncanakan oleh pengurus masjid sebagai salah satu upaya untuk menjawab persoalan di tengah masyarakat ketika salah satu warganya meninggal dunia. Sehingga diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini warga menjadi lebih memahami akan pentingnya fardhu kifayah bagi seorang muslim sekaligus mendapatkan bekal tentang kaifiat/tata cara pelaksanaan fardhu kifayah dari mulai memandikan sampai mensholatkan jenazah.
Continue reading

Beberapa Kesalahan Dalam Masjid

Masjid adalah tempat pembinaan umat yang sangat penting. Di tempat yang mulia ini ada adab-adab yang perlu diperhatikan ketika kita berhubungan dengan masjid, namun banyak kaum muslimin yang melalaikan adab-adab tersebut padahal mereka berada di rumah-rumah milik Allah. Di sini insya Allah akan sedikit dibahas beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.

Memakai Pakaian yang Tidak Bagus Ketika Shalat

Kaum Muslimin yang semoga dirahmati Allah ta’ala, Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk sekedar memakai pakaian yang menutup aurat, akan tetapi memerintahkan kita pula untuk memperbagus pakaian apalagi ketika ke masjid. Allah berfirman, “Hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (QS. Al A’raf [7]: 31). Imam Ibnu Katsir mengatakan dalam kitab tafsirnya bahwa dari ayat ini dapat diambil pelajaran bahwa kita disunnahkan berhias ketika shalat, lebih-lebih ketika hari Jumat dan hari raya. Dan termasuk perhiasan adalah siwak dan parfum.
Continue reading

Haruskah Pembantu Bayar Zakat Fitrah?

Asslamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kewajiban kita membayarkan zakat fitrah adalah kepada orang-orang yang nafkahnya menjadi tanggungan kita. Misalnya, isteri dan anak-anak. Atau misalnya anak yatim yang kita pelihara dengan nafkah kita.

Sedangkan pembantu, meski tinggal bersama kita dan makan di rumah kita, sebenarnya tidak bisa dikategorikan orang yang kita tanggung nafkahnya. Sebab dia punya nafkah sendiri, yaitu dari hasil keringatnya dengan bekerja di rumah kita.
Continue reading

Susunan Shaf Shalat dan Kompas Kiblat

Assalamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau kita mengacu kepada apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, maka susunan shaf shalat itu tidak pernah dibuat kanan untuk laki-laki dan kiri untuk perempuan. Di semua kitab fiqih pun kita tidak menemukan hal itu.

Yang ada hanya yang sudah kita ketahui selama ini, yaitu shaf laki-laki di depan dan shaf perempuan di belakang. Bahkan hadits-hadits yang demikian sangat banyak, sehingga sulit buat kita untuk mengubah apa yang telah ditetapkan dan dicontohkan langsung oleh sumber syariah Islam, yaitu Rasulullah SAW.
Continue reading

Keutamaan Shalat Jama’ah

Assalamu ”alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada begitu banyak dalil yang menunjukkan keutamaan shalat berjamaah, salah satunya adalah hadits yang Anda sampaikan itu. Lengkapnya demikian:

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat buat orang munafik adalah shalat Isya dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang akan mereka dapat dari kedua shalat itu, pastilah mereka akan mendatanginya meski dengan merangkak.
Continue reading

SHALAT SUNNAH

Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah menetapkan amalan-amalan sunnah di samping amalan-amalan wajib sebagai mukadimah atau pembuka sebelum masuk ke dalamnya, sebagai penambal kekurangan yang mungkin terjadi padanya, sebagai pengangkat derajat pelakunya sehingga dia meraih mahabbah (kecintaan) dari Allah dan sebagai wasilah meraih surgaNya di akhirat, semua itu merupakan nikmat-nikmat Allah Ta’ala yang besar yang patut disyukuri oleh hamba-hambaNya dengan menjaganya sebisa mungkin.
Continue reading

Tanda-tanda Ruhiyyah yang kering

By. H.Ahmad Syaikhuddin

1. Ibadah tidak terasa khusu’

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,” (QS AlBaqarah :45)

2. Hati yang keras (tidak gampang menerima hidayah)

” Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (AlHadid:16)
Continue reading